Ujianprodi dilaksanakan setelah ujian SIMAK UI berlangsung (jadwal tentative) Informasi lebih lanjut perihal ujian prodi : Sekretariat PMIB FKUI (Lantai 11 Gedung IMERI, Tower B - Edukasi) dan website PMIB FKUI (biomedicine.ui.ac.id). Telp 021-31900908 atau email: ps.biomed2@gmail.com. ESQNewsid, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) adakan Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) secara Hybrid pada Senin 23 Mei 2022. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat implementasi core values ASN BerAKHLAK, sesuai dengan tema yang diusung kali ini yakni "Penguatan Impelementasi Reformasi Birokrasi Untukmenjadi mahasiswa UT maka diperlukan Beberapa syarat yang harus dipenuhi. Untuk sarat Lebih Detail nya Anda bisa menuju ke sekretariat Universitas Terbuka di Tuban: Kampus I : Jl. Raya Manunggal No.14 Tuban. Sekretariat Pendaftaran Mahasiswa Baru : Jl. Raya Manunggal No.14. Buka Setiap Hari Pukul 08.00 – 16.00 WIB. PELUANGKERJA LULUSAN SARJANA ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL Lulusan Program Diploma 4 Keuangan Syariah akan memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan ( SST). FASILITAS 87 Ilmu Administrasi Negara – Univ. 11 Maret Solo (43,5%) 88 Ilmu Sejarah – UI (43,2%) Dari27 lulusan UT di Malaysia tahun ini, sebanyak 22 wisudawan berasal dari kelompok belajar (pokjar) Kuala Lumpur dan 5 lainnya dari pokjar Johor Bahru. Mereka mewakili dari program studi Managemen, Ilmu Komunikasi, Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan, Akuntansi, Administrasi Negara, dan Ilmu Pemerintahan. Dr Sunarno SastroAtmodjo. Lahir di Sragen Jawa Tengah. Pendidikan dan gelar yang pernah ditempuh/didapat: SR Modjoranu Sambi Sambirejo Sragen (1964), SMP Saverius II Sragen, SMAN III Surakarta & SMA Tunas Djaja Surakarta (1970), Sarjana Muda (Bacaloreat II) Geologi UP Yogyakarta (1974), Diploma BPA UGM Yogyakarta (1978), Fakultas Geografi UGM NPCmenawarkan Sertifikat Paralegal, gelar associate dalam studi paralegal, dan gelar Sarjana dalam studi hukum atau administrasi bisnis. Belajar dari profesional Hukum, dan pilih dari jalur konsentrasi Litigasi dan praktik umum untuk memberi Anda keunggulan kompetitif di kantor hukum mana pun. Dapatkan sertifikat Anda dalam waktu satu tahun. pRgs. Posted by Niesrina Trixie 22 Nov 2022 PUSAT Total View 6 Universitas Terbuka Gelar Wisuda bagi Lulusannya Seiring dengan terus membaiknya situasi pandemi di Tanah Air, Universitas Terbuka UT kembali melaksanakan Wisuda secara luring di Universitas Terbuka Convention Center UTCC dengan mengangkat tema “Bergerak Maju Membangun Bangsa di Era Tatanan UT PTNBH” pada Selasa, 22 November 2022. Wisuda UT Periode I Tahun Akademik 2022/2023 ini sebanyak wisudawan resmi meraih gelar akademiknya termasuk 17 orang wisudawan UT dari mancanegara yaitu Brunei, Prancis, Malaysia, Taiwan, Australia, Singapura, dan Korea Selatan. Dalam sambutannya, Rektor UT Prof. Ojat Darojat, menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menempuh pendidikan di UT. Wisudawan dan wisudawati telah berhasil melewati berbagai kendala, masalah, dan tantangan yang dihadapi oleh seorang pembelajar jarak jauh yang tentunya berbeda dengan yang dihadapi oleh pembelajar konvensional tatap muka. Lulusan dan mahasiswa UT ditantang untuk menjadi self-manage learner dan self-directed learner dalam mengatur waktu untuk kuliah dan beraktivitas. Hal ini merupakan tantangan yang telah berhasil dilalui oleh para wisudawan dan wisudawati hari ini. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan penghargaan kepada wisudawan terbaik yang dipilih berdasarkan IPK terbaik dan ketepatan waktu pada jenjang Pasca Sarjana, Sarjana, dan Diploma. Mereka yang meraih Predikat Kelulusan dengan Pujian tersebut yaitu Siti Aminah Program Studi Magister Pendidikan Matematika UPBJJ-UT Denpasar dengan IPK Ikram Kifli Abdi Malik Sarjana Program Studi Akuntansi UPBJJ-UT Padang dengan IPK Aurlela Damayanti Duninika Diploma 3 Program Studi Perpajakan UPBJJ-UT Bogor IPK 3,82. Selain itu, turut mengundang wisudawan pilihan yaitu lulusan tertua Amri Djohan lahir tahun 1946, UPBJJ-UT Bogor, lulusan termuda Lias Pary lahir tahun 2002, UPBJJ-UT Ambon, dan lulusan teristimewa Lusdiana UPBJJ-UT Samarinda. Rangkaian kegiatan wisuda diakhiri dengan Pembacaan Janji Wisudawan oleh Teguh Wahyu Pamungkas dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UPBJJ-UT Purwokerto. Ucapan terima kasih wisudawan dibacakan oleh Nena Merita dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara UPBJJ-UT Padang. Apa saja program pendidikan di UT? Program-program pendidikan di UT terdiri atas Program Bergelar, yaitu program pendidikan Diploma D2, D3, dan D4, Sarjana S1, dan Magister S2 Program Non-gelar atau Sertifikat, seperti Program Pendidikan Berkelanjutan PPB dan Program Mata Kuliah Mandiri PMKM Apa saja fakultas yang ada di UT? Di UT ada 4 Fakultas, yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FMIPA, Fakultas Ekonomi FE, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik FHISIP, dan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP, serta Program Pascasarjana. [ ] FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FMIPA Program S1 Matematika, Statistika, Biologi, Agribisnis Bidang Minat Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian/Petemakan/ Perikanan, Teknologi Pangan, dan Perencanaan Wilayah Kota bidang Minat Lingkungan. Dalam waktu dekat akan dibuka Program 51 Sistem Informasi. [ ] FAKULTAS EKONOMI FE Program 51 Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Pembangunan Bidang Minat Ekonomi dan Perbankan Syariah, Manajemen, Akuntansi, dan Akuntansi Keuangan Publik. Dalam waktu yang tidak lama akan segera dibuka Program S1 Ekonomi Keuangan dan Perbankan Syariah serta Manajemen Pariswisata dan Perhotelan. [ ] FAKULTAS HUKUM, ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK FHISIP Program S1 Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Bisnis, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, Ilmu Perpustakaan, Sosiologi, dan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan, serta D4 Kearsipan dan D3 Perpajakan. [ ] FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN FKIP Program Studi 1. Pendidikan Dasar, yang terdiri atas Program S1 Pendidikan Anak Usia Dini PGPAUD bagi yang sudah bekerja sebagai guru/pendidik di TK, TPA, Raudlotul Athfal RA atau lembaga PAUD, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD bagi yang sudah bekerja sebagai guru kelas di SD atau Madrasah Ibtidaiyah MI. 2. Pendidikan Guru Bidang Studi atau Sekolah Menengah, yang terdiri atas Program S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Ekonomi. Program pendidikan ini diperuntukkan bagi para guru yang mengajar bidang Studi atau mengajar di SMP/Madrasah Tsaawiyah atau Sederajat dan SLTA/Sederajat 3. Teknologi Pendidikan S1, bagi para guru TIK, pengelola media dan sumber pembelajaran, dan masukan Iain yan relevan. Khusus untuk mahasiswa Program S1 Teknologi Pendidikan, tidak harus guru. 4. Pendidikan Dasar,yang terdiri atas Program S1 Pendidikan Anak Usia Dini PGPAUD bagi yang sudah bekerja sebagai guru/pendidik di TK, TPA, Raudlotul Athfal RA atau lembaga PAUD, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD bagi yang sudah bekerja sebagai guru kelas di SD atau Madrasah Ibtidaiyah MI. 5. Pendidikan Guru Bidang Studi atau Sekolah Menengah, yang terdiri atas Program S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Ekonomi. Program pendidikan ini diperuntukkan bagi para guru yang mengajar bidang studi atau mengajar di SMP/Madrasah Tsaawiyah atau Sederajat dan SLTA/Sederajat 6. Teknologi Pendidikan S1, bagi para guru TIK, pengelola media dan sumber pembelajaran, dan masukan lain yang relevan. Khusus untuk mahasiswa Program S1 Teknologi Pendidikan, tidak harus guru. [ ] PROGRAM PASCASARJANA PPs Program 52 atau PPS memiliki Program Magister Administrasi Publik, Manajemen Bidang Minat Manajemen Keuangan/ Pemasaran/SDM/Pendidikan, llmu Kelautan Bidang Minat Manajemen Perikanan; serta Program Magister Pendidikan Matematika, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Bahasa lnggns. Posted by admin 23 Aug 2022 PUSAT Total View 3 Selamat, Para Wisudawan Universitas Terbuka Periode II 2021/2022 Universitas Terbuka UT kembali menggelar acara wisuda secara luring untuk pertama kalinya setelah 2,5 tahun hanya menyelenggarakan wisuda secara daring dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda. Wisuda Periode II Tahun Akademik 2021/ yang dilaksanakan pada Selasa 23/08/2022 ini diikuti oleh sebanyak wisudawan termasuk juga 7 orang wisudawan yang berdomisili di Singapura, Australia, Jepang dan Brunei. Mereka secara resmi menyandang gelar akademiknya setelah lulus studi dari jenjang Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana. Rangkaian acara wisuda tersebut dihadiri secara langsung oleh Rektor UT, anggota senat UT, para pimpinan UT, termasuk para mitra UT. Rangkaian acara Wisuda Universitas Terbuka Periode II 2021/ dengan tema “Era Baru, Semangat Baru dalam Tatanan UT PTN-BH” dihadiri sejumlah pejabat gubernur dan walikota yaitu Gubernur Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, dan PJ Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi., Pelaksanaan wisuda diawali oleh sambutan oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, dan dilanjutkan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Gubernur Bali Dr. Ir. H. Isran Noor, Disampaikan oleh Rektor, wisuda kali ini dapat melihat secara langsung para wisudawan yaitu ada sekitar 1700 orang, tetapi yang lulus sebenarnya ada sekitar 60 ribu orang dan mereka nantinya akan diwisuda di daerahnya masing-masing. Pada kesempatan yang baik ini acara wisuda dirangkai dengan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara UT dengan 4 empat Pemerintah Daerah Pemda, yaitu dengan Pemprov Bali, Pemprov Kaltim, Pemkot Tangerang Selatan, dan Pemkot Tebing Tinggi. Rektor menyampaikan penandatanganan kesepakatan dengan banyak Pemerintahan Daerah, karena UT diberi amanah oleh pemerintah untuk memberikan akses pendidikan tinggi pada seluruh lapisan masyarakat, sebagai upaya merealisasikan sila ke-lima dari Pancasila, mewujudkan keadilan sosial khususnya bidang pendidikan dan juga merealisasikan Pasal 31 UUD 1945 tentang hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan. Penandatanganan kerjasama UT dengan Pemprov Bali yaitu dalam lingkup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Provinsi Bali, sedangkan penandatangan kerja sama dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Tangerang Selatan, dan Pemkot Tebing Tinggi yaitu dalam lingkup kerjasama bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Izin Terpadu. Pada Wisuda Periode II Tahun 2022 ini, wisudawan terbaik jenjang Strata 2 S-2 yaitu Ridawati Sirait dari Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris dari UPBJJ-UT-Medan dengan Indeks Prestasi Kumulatif IPK Predikat Kelulusan Dengan Pujian, wisudawan terbaik jenjang Strata 1 S-1 yaitu Arya Dwari Rahmani dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara Bidang Minat Manajemen Kepegawaian dari UPBJJ-UT Bogor dengan Indeks Prestasi Kumulatif IPK Predikat Kelulusan Dengan Pujian, serta wisudawan terbaik jenjang Diploma D-III Mochammad Fu’ad Islam dari Program Studi Perpajakan dari UPBJJ-UT Batam dengan IPK 3,97 Predikat Kelulusan Dengan Pujian. Yang sangat mengharukan, pada pelaksanaan Wisuda Periode II Tahun 2022 yaitu saat prosesi penyerahan ijazah oleh Rektor kepada salah satu orang tua wisudawan, yaitu Pak Samuel Hutabarat, ayahanda dari almarhum Nofriansyah Yosua atau kerap disapa Brigadir J. Nofriansyah Yosua telah terdaftar sebagai wisudawan yang hadir di Wisuda UT Pusat Periode II ini namun kini telah tiada. Almarhun adalah mahasiswa UPBJJ-UT Jambi Program Studi S-1 Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik FHISIP. Sebagai apresiasi dari Rektor dan Civitas Akademika UT dan rasa belasungkawa yang mendalam, Bapak Samuel Hutabarat mendapatkan undangan dari UT untuk menerima ijazah Nofriansyah Yosua yang telah menyelesaikan masa studinya dengan IPK 3,28 dengan pedikat sangat memuaskan. Acara wisuda kali ini dilakukan kegiatan pemanggilan wisudawan sebanyak peserta ke dalam 3 tiga sesi pemanggilan. Para wisudawan dengan perasaan bahagia dan haru secara bergiliran, teratur, dan khidmat berjalan ke depan panggung untuk mendapatkan ucapan selamat dan jabat tangan secara namaste oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat dan oleh Dekan-nya masing-masing. Pada kesempatan ini seorang wisudawan yang sekaligus public figure Bayu Oktara, dengan langkah bangga menjadi lulusan UT, berjalan ke podium untuk juga mendapatkan ucapan selamat dari Rektor atas kelulusannya dari Program Pascasarjana UT. Diketahui Bayu Oktara juga menyelesaikan S1-nya di UT pada Prodi Ilmu Komunikasii FHISIP UT di tahun 2016. Turut pula mengikuti rangkaian acara wisuda dari tiga mahasiswa berkebutuhan khusus yaitu wisudawan bernama Erhandi Deynes Safa, Heryandi Haikal, dan Margaretha Ratih. Capaian akademik untuk melalui beragam tantangan bahwa keterbatasan bukanlah menjadi penghalang untuk berprestasi ini membuat orang tua, teman, dan civitas akademika bangga dan menunjukkan UT tidak menjadi halangan bagi golongan masyarakat yang berkebutuhan khusus untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dirinya. Menjelang selesainya serangkaian acara wisuda, maka sebelum Ketua Senat menutup acara wisuda, dilakukan penyerahan data alumni kepada Sekjen IKA-UT Sekretaris Jenderal Sekjen IKA UT, Drs. Leles Sudarmanto, M. B. A., serta dilakukan pembacaan doa. Semoga para wisudawan menjadi insan yang beretika dengan menjunjung tinggi nama almamater UT, serta dapat menjadi pribadi mulia, beriman, dan profesional pada bidangnya masing-masing. Pemilik 27 Gelar akademik asal Surabaya, ya Welin Kusuma yang biasa di sapa Welin. Welin adalah alumnus Universitas Terbuka UT yang memiliki 6 gelar sarjana diantaranya gelar dari UT yang terdiri dari 6 program studi di 3 Fakultas UT. Gelar tersebut diraih pada tahun 2002-2005 yakni S1 Administrasi Niaga pada FISIP, S1 Administrasi Negara FISIP pada 2005-2007, S1 Statistika pada FMIPA tahun 2007-2011, S1 Akuntansi pada FEKON tahun 2012-2013, S1 Ilmu Komunikasi FISIP tahun 2013-2015, serta S1 Ilmu Pemerintahan FHISIP tahun 2015-2017. Welin mengaku mengenal UT sejak kecil dari orang tuanya, “Jadi sejak saya kecil, orang tua saya mengajak saya, jika sudah dewasa untuk kuliah di UT, dari situlah saya terus mencari informasi tentang UT” terangnya. Sejak kecil Welin termasuk anak yang aktif dalam hal Pendidikan, kegemarannya membaca buku adalah faktor utama keberhasilan. Pria kelahiran 8 Maret 1981 tersebut, sejak 2002 sudah memulai kuliah di UT. Ia merasakan bahwa kuliah di UT butuh konsentrasi tinggi. Namun, sejak UT menerapkan tutorial online, kemudahan belajar menurutnya sudah mulai dirasakan hingga lulus. Menurutnya, dalam hal membaca materi ataupun modul-modul, beliau lebih suka untuk membaca buku dibandingkan membaca buku digital, akan tetap tidak meninggalkan niat beliau untuk membeli buku online yang tersedia dia Toko Buku Online UT. Baginya, memanfaatkan waktu adalah hal yang utama, strategi belajarnya yang paling utama adalah belajar di tiap waktu istirahat dan tiap akhir pekan, “Meskupun terasa lelah namun tetap saya lakukan karena demi Pendidikan yang saya jalani”, ujarnya. Atas keberhasilannya hingga kini, Welin Kusuma berhasil meraih 2 rekor Museum Rekor Indonesia MURI sebagai peraih gelar terbanyak dan pengambil sks terbanyak dalam sistem akademik perguruan tinggi. Kunci suksesnya beliau, memiliki banyak tugas saat kuliah adalah motivasi, Beliau pun memiliki pesan bagi mahasiswa UT untuk jangan pernah menyerah dan manfaatkan waktu sebaik-baik untuk belajar, baik membaca modul maupun mengerjakan tugas-tugas. Share This Post Jakarta Penulisan nama gelar untuk lulusan Administrasi Negara di Indonesia masih sangat beragam. Hal ini terjadi karena perkembangan rumpun ilmu administrasi yang memang sangat pesat. Ilmu ini memunculkan cabang-cabang ilmu baru yang merupakan integrasi dari beberapa rumpun ilmu. Perkembangan ini pula yang akhirnya melatari sejumlah kampus memutuskan mengganti nama dari Administrasi Negara menjadi Administrasi Publik. Ya, Jurusan Administrasi Negara menjadi salah satu jurusan yang paling banyak mengalami pergantian nama. Namun, meski sama-sama menggunakan nama Administrasi, sebenarnya kedua jurusan tersebut memiliki perbedaan yang cukup jelas. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Ditambah lagi penulisan gelar Administrasi Negara di beberapa kampus ternyata berbeda loh. Mengenai gelar, baik untuk S1, S2, dan S3 atau sebutan untuk diploma yang digunakan oleh kampus-kampus di Indonesia, saat ini sudah tidak baku lagi. Dilansir dari laman meski pemerintah sudah membuat peraturannya, tapi sebagian besar kampus hanya mematuhi sebagian peraturan tersebut, termasuk mengenai cara membuat singkatan gelar/sebutan dari para lulusannya. Pada akhirnya, di Indonesia ada beberapa sebutan gelar untuk para sarjana dari Program Studi Administrasi Negara. Misalnya ada Sarjana Ilmu Administrasi Negara Sarjana Administrasi Negara Sarjana Ilmu Politik atau Bahkan ada juga Sarjana Sosial Munculnya di sini tak lain karena di beberapa kampus, Administrasi Negara masuk ke dalam rumpun Ilmu Sosial Humaniora. Nah, ilmu administrasi negara sendiri makin berkembang seiring dengan era globalisasi, teknologi informasi, dan komunikasi. Perkembangnya meliputi pemahaman tentang pendekatan ataupun tata cara penting dalam meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah implementasi kebijakan. Masing-masing kampus memiliki kebijakan tersendiri dalam menghadapi perkembangan tersebut. Terlepas dari itu, para penyandang gelar Sarjana Administrasi Negara harus punya kompetensi yang sesuai. Tepatnya kompetensi dalam hal pengelolaan dan manajemen organisasi publik, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Kinerja, Sistem Pemerintah Daerah, Kepemimpinan, Administrasi Keuangan, Public Opinion dan Kebijakan Publik, Akuntansi Sektor Publik, Perbendaharaan Negara, e-Government, Desain Organisasi baik untuk Instansi Pemerintah maupun Swasta. Lulusan Administrasi Negara yang memiliki kompetensi intelektual, manajerial dan behavior untuk masalah-masalah publik akan lebih banyak dicari perusahaan. Lulusan ini juga harus mampu membangun administrasi dan manajemen publik yang bercirikan “good governance“; mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani masalah-masalah publik berdasarkan landasan metodologis; serta memiliki wawasan futuristik dan sistematik. Baca juga UNESA Peringkat ke-8 Kampus dengan Kualitas Pendidikan Terbaik di Indonesia Selain itu, para pemegang gelar Sarjana Administrasi Negara juga harus mampu membuat terobosan-terobosan melalui pemikiran kreatif dan inovatif dalam rangka memberdayakan peran serta masyarakat. Selain itu juga mampu mengembangkan public-private partnership dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kepuasan warga.

gelar sarjana administrasi negara ut